Jika ketiga unsur ini seimbang, maka organisasi akan mampu bertahan dan bahkan berkembang meski dalam keterbatasan anggaran.
Beni menjelaskan, kunjungan dan pembinaan yang dilakukan merupakan bagian dari tugas koordinasi penyusunan kebijakan, pelaksanaan kegiatan, serta monitoring dan evaluasi perangkat daerah.
“Tidak berkunjung berarti saya tidak menjalankan tupoksi. Kehadiran ini untuk memastikan program berjalan sesuai arah kebijakan dan target pembangunan 2026,” ujarnya.
Ia juga memastikan bahwa setiap kendala yang dihadapi Diskominfo akan menjadi bahan evaluasi di tingkat pimpinan daerah untuk dicarikan solusi terbaik.
Sementara itu, Kepala Diskominfo Natuna, Ikhwan Solihin, memaparkan bahwa pihaknya terus memperkuat dua bidang utama, yakni Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP) serta E-Government.
Langkah ini sejalan dengan upaya mendorong transformasi digital dan peningkatan kualitas pelayanan informasi publik di Kabupaten Natuna. Dengan pembinaan dan penguatan internal ASN, Diskominfo diharapkan mampu menjaga kinerja tetap efektif, efisien, dan akuntabel.









