Kebut Dokumen Aplikasi Menuju Paris Sebelum Oktober 2026
Meski telah memenangkan ‘tiket’ sebagai utusan Indonesia, agenda besar telah menanti di depan mata. Pemkab Natuna dan BPGN Natuna kini harus berkejaran dengan waktu untuk menyusun dokumen aplikasi (dossier) serta seluruh berkas pendukung sesuai standar ketat UNESCO.
Proses penyusunan dossier ini ditargetkan rampung sepenuhnya pada Oktober 2026. Setelah selesai, berkas dokumen tersebut akan dikirimkan secara resmi ke Markas Besar UNESCO di Paris, Prancis, melalui Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU).
Pemerintah Kabupaten Natuna optimistis, dengan bekal skor tertinggi di tingkat nasional, langkah Natuna menuju UNESCO Global Geopark akan berjalan mulus.
Selain menjadi pengakuan dunia terhadap eksotisme bumi laut sakti rantauan bertuah, status UGGp nantinya diproyeksikan bakal membuka keran investasi hijau, mendongkrak sektor pariwisata berkelanjutan (sustainable tourism), serta menggerakkan roda ekonomi kreatif lokal ke level internasional.













