“AI digunakan untuk mengimbangi keterbatasan teknis yang ada dalam proses fotografi digital agar hasilnya lebih akurat, tanpa mengubah makna dan arti foto tersebut,” katanya.
“AI ini berfungsi sebagai alat penyuntingan teknis untuk koreksi warna, tetapi tidak untuk mengubah warna esensial, seperti mengubah warna rambut untuk keperluan manipulasi usia dan sebagainya,” sambungnya.
Komitmen dan Dokumentasi Kemanusiaan
Melalui lokakarya ini, kegiatan tersebut diharapkan menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas jurnalisme visual serta memperkuat sinergi antara AJI, PFI, dan masyarakat dalam mengawal demokrasi melalui informasi visual yang benar.
Pada akhir acara, ditampilkan pula foto-foto dari buku foto jurnalistik berjudul Prahara Pulau Emas. Buku tersebut memuat dokumentasi mengenai korban dan dampak bencana banjir di Aceh serta wilayah Sumatera lainnya.








