BatamKomunitas

Fesmed Selat Malaka 2026: Hadapi Gempuran Hoaks Visual dan AI, PFI Tekankan Pentingnya Etika Foto Jurnalistik

22
×

Fesmed Selat Malaka 2026: Hadapi Gempuran Hoaks Visual dan AI, PFI Tekankan Pentingnya Etika Foto Jurnalistik

Share this article
Hendra Syamhari Korwil Pewarta Foto Indonesia (PFI) Bagian Sumatera membawakan materi bertajuk "Kejujuran Visual di Era Serba Digital: Tantangan Foto Jurnalistik Sebagai Literasi Publik".
Hendra Syamhari Korwil Pewarta Foto Indonesia (PFI) Bagian Sumatera membawakan materi bertajuk "Kejujuran Visual di Era Serba Digital: Tantangan Foto Jurnalistik Sebagai Literasi Publik".
banner 468x60

“AI digunakan untuk mengimbangi keterbatasan teknis yang ada dalam proses fotografi digital agar hasilnya lebih akurat, tanpa mengubah makna dan arti foto tersebut,” katanya.

“AI ini berfungsi sebagai alat penyuntingan teknis untuk koreksi warna, tetapi tidak untuk mengubah warna esensial, seperti mengubah warna rambut untuk keperluan manipulasi usia dan sebagainya,” sambungnya.

BACA JUGA:  Jejak Kapal Misterius Terhenti di Anambas, 800 Kg Narkoba senilai Rp1,28 Triliun Gagal Beredar

Komitmen dan Dokumentasi Kemanusiaan

Melalui lokakarya ini, kegiatan tersebut diharapkan menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas jurnalisme visual serta memperkuat sinergi antara AJI, PFI, dan masyarakat dalam mengawal demokrasi melalui informasi visual yang benar.

Pada akhir acara, ditampilkan pula foto-foto dari buku foto jurnalistik berjudul Prahara Pulau Emas. Buku tersebut memuat dokumentasi mengenai korban dan dampak bencana banjir di Aceh serta wilayah Sumatera lainnya.

BACA JUGA:  90 Persen Nelayan Batam Belum Terima BBM Bersubsidi, Pemko dan BPH Migas Buka Opsi Subpenyalur