Selain itu, sinergi antarperangkat daerah serta koordinasi dengan pemerintah provinsi juga terus diperkuat guna menciptakan iklim investasi yang sehat dan kondusif.
Widi menilai, meningkatnya realisasi investasi mulai memberikan dampak terhadap perekonomian daerah, baik secara makro maupun mikro.
Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, investasi juga membuka peluang kerja dan menggerakkan sektor usaha masyarakat.
“Dari sisi makro, capaian ini tentu sangat positif. Sementara secara mikro, investasi memberikan efek berganda melalui penciptaan lapangan kerja dan meningkatnya aktivitas ekonomi di berbagai sektor,” jelasnya.
Saat ini, investasi di Kabupaten Lingga masih didominasi sektor perkebunan dan pertambangan.
Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Lingga terus mempromosikan berbagai potensi unggulan lainnya, seperti sektor perikanan, pariwisata, industri pengolahan, hingga pengembangan ekonomi berbasis sumber daya lokal.
“Iklim investasi yang aman dan kondusif merupakan tanggung jawab bersama. Dukungan masyarakat sangat penting agar investor merasa nyaman berinvestasi di Lingga,” tambah Widi.
Pemerintah Kabupaten Lingga optimistis tren positif realisasi investasi akan terus berlanjut hingga akhir tahun 2026.






