“Insiden kecelakaan dialami sebuah kapal bermuatan penumpang , kami kerahkan personel menggunakan RIB 02 untuk melakukan penyelamatan” terangnya.
KM Samarinda berangkat dari Pelabuhan Tarempa tujuan Matak sekitar pukul 16.40 Wib dengan membawa 40 orang termasuk nakhoda dan ABK, beserta 6 unit sepeda motor.
Adapun data korban sementara : 40 orang dengan rincian, sbb :
- Korban yang Dirawat : 22 orang
– RSUD PALMATAK :
- Sarinta (18 tahun)
Alamat : Payalaman - Aziraini (24 tahun)
Alamat: Payamaram - Jusri Irawan (18 tahun)
Alamat : teluk sunting - Rik Atik (20 tahun)
Alamat : Payalaman - Maya (33 tahun)
Alamat : Payamaram - Richa (22 tahun)
Alamat : Payalaman - Nursahwinada (17 tahun)
Alamat : Payalaman - Erni Dealisma (33 tahun)
Alamat : Payalaman - Andreas (39 tahun)
Alamat : Putik - Hardiansyah (43 tahun)
Alamat : Tarempa - Robinhot Sinaga (38 tahun)
Alamat: Batu ampar - Erni rosita (34 tahun)
Alamat : Langir - Azriel (30 tahun)
Alamat : Langir - Aidan (2 tahun)
Alamat : Ladan - Erni ( ibu Fajri )
Umur : 50 tahun
Alamat : Desa Putik
– RSUD TAREMPA :
1.Suci Pratiwi (26 Tahun)
Alamat : Tanjung Tengah
- Rosli (60 Tahun)
Alamat : Kampung Melayu - Valeci (20 Tahun)
Alamat : Bayat marang - Dila (18 Tahun)
Alamat : Kampung Melayu - Khairunisa (24 Tahun)
Alamat : Tarempa Barat - Rivan Efendi (26 tahun)
Alamat : Kampung Baru - Ferdi (23 tahun)
Alamat : Dusun Polres
2. Korban Meninggal Dunia : 3 orang
- Reva (20 tahun)
Alamat : Desa Teluk Sunting - Yurnalisa (46 tahun)
Alamat : Payamaram - Siti Aisyah (69 tahun)
Alamat : Payalaman - Korban yang telah kembali kerumah : 15 orang
- Basri
- Alfarizi
- Azril
- Hendra
- Markhaidir Ali Hadidaulah
- Galo Saputra ( Kru Kapal Km. Samarinda)
- Musnawi (Nahkoda Kapal Km. Samarinda)
- Erwandi
- Harun
- Sumarjoni
- Alfian
- Wan Mahdar
- Roki Sukamto
- Dio Pati Taniko
- Rika Triana
Dari hasil upaya penyelamatan dan upaya koordinasi bersama pihak Syahbandar Tarempa, didapatkan informasi sebanyak 40 orang telah di evakuasi oleh unsur SAR Gabungan dimana tiga orang diantaranya meninggal dunia (MD) dan satu orang diketahui kritis dan telah dilarikan ke Rumah Sakit.
Upaya penyelamatan dan evakuasi diakhiri setelah seluruh korban berhasil dievakuasi, selanjutnya korban yang mengalami luka diserahkan kepada pihak Rumah Sakit, sementara pihaknya masih akan terus memantau perkembangan informasi dan kondisi korban.













