Selain berdampak ke sektor usaha, kondisi ini juga menggerus pendapatan negara dari sektor ekspor perikanan, khususnya dari jalur laut yang selama ini menjadi andalan pengiriman ikan hidup ke pasar premium seperti Hongkong.
Solusi Ditangan Pemerintah Pusat
Pihak PSDKP menyatakan telah melaporkan permasalahan ini ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk ditindaklanjuti dalam forum bilateral antara Indonesia dan China. “Solusi akhir berada di ranah pemerintah pusat karena menyangkut hubungan dagang lintas negara,” tegas Semuel.
Sementara itu, nelayan di Natuna dan Anambas mengaku resah. Mereka berharap ada solusi konkret dan cepat, agar komoditas ekspor unggulan dari laut Indonesia tidak terus-menerus tertahan, dan kehidupan ekonomi masyarakat pesisir bisa kembali pulih.










