NatunaZona Headline

Duh, Jelang Bulan Puasa Kasus DBD di Natuna Malah Merebak

455
×

Duh, Jelang Bulan Puasa Kasus DBD di Natuna Malah Merebak

Share this article

Ketua Komisi I DPRD Natuna Wan Aris Sidak Puskesmas dan RSUD

Ilustrasi
banner 468x60

Menurutnya, kasus DBD tidak cukup hanya pada penanganan pasien. Namun harus dilakukan penyelidikan epidemiologi.

DPRD akan mendukung program penanganan pencegahan wabah termasuk soal anggaran yang dibutuhkan.

Mengingat dalam waktu dekat sudah masuk bulan puasa, lanjut Wan Aris, imunitas bisa menurun saat puasa, warga lebih rentan tertular DBD.

Wan Aris menilai, pencegahan dengan foging saja tidak cukup. Karena hanya menunda dan membunuh nyamuk dewasa. Tapi tidak pada jentik nyamuknya.

BACA JUGA:  Tragis! 3 Siswa SMPIT Insan Harapan Batam Tewas Tabrak Tiang PJU di Jembatan 5 Barelang

“Saya berharap, Pemerintah daerah dapat melibatkan seluruh stakeholder terkait untuk melakukan pencegahan, pembersihan lingkungan secara luar biasa. Dan tidak cukup hanya imbauan kepada masyarakat,” imbuhnya.

“Dukungan anggaran kita pastikan, kalau ada sesuatu dan lain-lain seperti ini yang terjadi di luar dugaan pasti ada kekurangan anggarannya. Kita akan melihat dan memantau seperti apa yang bisa kita bantu. Anggaran untuk menanggulangi wabah DBD ini memang sangat minim karena tahun 2023 tidak terdapat kasus DBD. Namun di bulan Januari februari tahun ini terjadi 26 kasus,” tambahnya lagi.