Ia menegaskan bahwa tantangan terhadap kedaulatan negara saat ini semakin kompleks, tidak hanya berbentuk ancaman fisik, tetapi juga mencakup ideologi, budaya, ekonomi, hingga disrupsi digital dan arus informasi.
Nyanyang mendorong DPW FBN Kepri yang baru dilantik untuk segera melakukan konsolidasi internal serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, TNI, dan Polri dalam menjalankan program-program bela negara di tengah masyarakat.
Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam menjaga persatuan, memperkuat patriotisme, dan meningkatkan kesadaran kebangsaan, khususnya di kalangan generasi muda.
“Penguatan nilai bela negara sangat penting untuk menangkal radikalisme, intoleransi, dan penyebaran hoaks yang berpotensi mengganggu stabilitas di Kepulauan Riau,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPW FBN Kepri terpilih Fisman F. Gea menyatakan komitmennya untuk menjadikan momentum pelantikan ini sebagai awal penguatan peran FBN Kepri dalam mendukung agenda pertahanan negara dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dengan kepengurusan periode 2026–2030, DPW FBN Kepri diharapkan mampu menjadi wadah strategis dalam membangun kesadaran bela negara yang inklusif dan berkelanjutan di seluruh wilayah Kepulauan Riau.







