Sebagai bentuk nyata komitmen tersebut, DPW FBN RI Kepri memberikan penghargaan kepada sekolah-sekolah yang dinilai konsisten dan berdedikasi, dalam menanamkan serta mengimplementasikan nilai-nilai kebangsaan dan bela negara.
Penghargaan itu bukan sekadar seremoni, melainkan pengakuan atas jasa lembaga pendidikan yang telah menjadi pilar utama dalam mencetak generasi muda yang berakhlak, berkarakter, dan cinta NKRI.
”Sekolah-sekolah ini adalah benteng awal pertahanan ideologis bangsa. Dari ruang kelas, masa depan NKRI dibentuk,” ujarnya.
Lebih lanjut, Fisman menegaskan, bela negara tidak semata dimaknai dalam konteks militer, tetapi harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari sebagai warga negara.
Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memaknai bela negara melalui tindakan nyata: menjaga persatuan, melawan hoaks, memperkuat ketahanan ekonomi, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan sesuai peran dan profesi masing-masing.
”Bela negara adalah sikap hidup. Ia hadir dalam cara kita bekerja, berinteraksi, menjaga kerukunan, dan membangun bangsa,” katanya.
Dalam arah kebijakannya ke depan, Fisman menekankan tiga fokus utama DPW FBN RI Kepri:
Pertama, penguatan konsolidasi internal organisasi. DPW FBN RI Provinsi Kepri akan memantapkan struktur hingga tingkat kabupaten dan kota, memastikan setiap pengurus memahami tugas, fungsi, dan perannya dalam mencapai tujuan organisasi secara efektif.








