Hingga kini, data penerima yang telah masuk mencapai lebih dari 800 orang dan masih bersifat sementara karena proses verifikasi dan pendataan terus berjalan.
Menurut Sudirman, insentif tersebut merupakan bentuk penghargaan dan perhatian pemerintah daerah terhadap para pemuka agama serta penjaga rumah ibadah yang selama ini mengabdikan diri melayani umat.
“Harapan kami sebenarnya bisa memberikan selama satu tahun penuh. Namun, semuanya kembali pada kondisi keuangan daerah,” katanya.
Meski nilainya terbatas, pemerintah berharap bantuan ini dapat meringankan kebutuhan ekonomi para penerima sekaligus menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan pelayanan keagamaan di tengah masyarakat Natuna.







