Batam

Cen Sui Lan: Rumah Duka Warga Tionghoa Termegah di Indonesia Akan Dibangun di Batuaji Batam

807
×

Cen Sui Lan: Rumah Duka Warga Tionghoa Termegah di Indonesia Akan Dibangun di Batuaji Batam

Share this article
Cen Sui Lan sebut krematorim ini termegah pertama yang dibangun negara sejak Indonesia merdeka. (ist)
banner 468x60

Kemudian, Cen Sui Lan juga mendatangi Dirjen Bimas Budha Kementerian Agama Nyoman Suriadarma, untuk berkoordinasi tentang rekomendasi pembangunan krematorium di Kementerian Agama. Rekomendasi tersebut sudah diterbitkan pada tanggal 26 April 2022.

Pada saat Rapat Kerja Komisi V DPR RI, Menteri PUPR Basuki Hadi Mulyono dan Cen Sui Lan sepakat akan membangun krematorium di Kota Batam itu. Saat itu pula dilakukan penyerahan dokumen usulan pembangunan krematorium terbesar dan termegah di Kota Batam tersebut.

BACA JUGA:  WFH ASN Natuna Berlaku Pekan Depan, Ini Daftar Instansi Pelayanan yang Tetap Wajib 'Ngantor'

“Bu Dirjen, terima kasih sebelumnya. Tadi sudah dipaparkan ada zoom mengenai teknis pelaksanaan krematorium, sudah ada gambarnya. Yang semula empat lantai, namun tolong dibantu menjadi lima lantai. Karena ada salah perhitungan letak bangunan. Jadi mohon nanti bisa dibantu,” pinta Cen Sui Lan.

Cen Sui Lan juga menyampaikan terima kasih kepada Diana Kusumastuti Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR, karena progres pembangunan krematorium atau rumah duka bagi warga tionghoa Batu Aji, Kota Batam, memasuki tahapan finalisasi RAB. Dan DED sedang dikerjakan oleh konsultan perencana.

BACA JUGA:  Ombudsman Kepri Temukan Ruang Pelayanan Sempit di Sekupang, Ingatkan Lurah Waspada 'Surat Ghaib'

Setelah selesai, kata Cen Sui Lan, langsung memasuki tahapan lelang fisik pada tahun anggaran 2023 ini. Pembangunan gedung krematorium Batam berlantai 5 tersebut, diperkirakan memerlukan anggaran Rp30 miliar, dan selesai pada tahun anggaran 2024 nanti. Termasuk sarana dan prasarana lainnya. Sedangkan untuk konsultan perencana, memerlukan anggaran Rp600 juta. Seluruh aspek penunjang dan kesiapan pembangunan krematorium Batam ini, segera masuk ke kegiatan fisik.