Budi menegaskan, rencana kerja 2026 akan diarahkan agar lebih sinkron dengan kebutuhan pembangunan kota dan aspirasi masyarakat Batam. Penyusunan sejak awal diharapkan membuat agenda legislatif lebih terukur, efektif, dan tepat sasaran.
“Perencanaan yang matang penting agar setiap kebijakan DPRD tidak hanya memenuhi target administratif, tetapi juga memberi dampak nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Melalui langkah ini, DPRD Batam berharap dapat menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan secara lebih tajam pada tahun 2026, sekaligus memperkuat posisi Batam sebagai kota industri dan pusat pertumbuhan ekonomi di Kepulauan Riau.













