“Sudah banyak diperbuat Pak Syamsuar dan kelewatan jika dia maju sebagai Gubernur Riau kita tidak memilihnya,” kata Sujarwo.
Salah satu manfaat yang dirasakan masyarakat ketika Pak Syamsuar memimpin Siak, saat ini Posantren ada di setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Siak.
“Kita juga bisa lihat jalan-jalan di Siak ini begitu bagus semasa dipimpin Pak Syamsuar, belum lagi masalah swasembada pangan yang begitu lancar,” ungkap Sujarwo.
Salah seorang warga Bunga Raya, Fadil menyampaikan aspirasinya agar ada koperasi petani di tempatnya. Pasalnya, beras dari petani di Bunga Raya dijual oleh orang luar dan pada akhirnya kembali lagi ke Bunga Raya dengan harga lebih tinggi.
“Di sini ada 2.700 haktare lahan pertanian, namun akibat tidak ada koperasi akhirnya beras dari petani kita kembaki ke kita dengan harga yang mahal,” ucap Fadil.
Aspirasi Fadil ini bak gayung bersambut dengan 15 komitmen Syamsuar-Mawardi (Suwai). Insya Allah, jawab Syamsuar, dia akan membentuk koperasi petani dan hal ini sesuai dengan program atau 15 komitmennya jika terpilih menjadi Gubernur Riau.
“Di antara program kami terkait nasib petani. Yakni, program lumbung pangan dan pembagian pupuk bagi petani. Semoga kepemimpinan kami ke depan dapat membantu dalam memenuhi kebutuhan petani. Selain itu ada program pendidikan gratis dan kesehatan gratis,” ucap Syamsuar.







