Selain korban jiwa, ambruknya kanopi juga menyebabkan kerusakan pada enam kendaraan roda dua yang sedang terparkir di depan ruko. Proses evakuasi sempat dilakukan secara manual oleh warga dan petugas keamanan sebelum bantuan medis tiba di lokasi.
Pihak kepolisian menyatakan akan terus mendalami kondisi fisik bangunan dan memeriksa apakah pemilik atau pengelola bangunan lalai dalam pemeliharaan struktur yang telah berusia lebih dari 30 tahun tersebut.
“Kami akan lakukan analisa teknis dan hukum. Jika ditemukan kelalaian, tentu akan ada proses lebih lanjut,” tegas Benhur.
Hingga kini, keluarga korban Sudirman telah menerima jenazah, sementara Mawardi masih dirawat intensif.
Polsek Sekupang juga mengimbau pemilik bangunan tua lainnya di wilayah tersebut untuk segera melakukan inspeksi dan perbaikan agar kejadian serupa tidak terulang.













