​”Kami hadir untuk memastikan bahwa pers di Kepri siap mengambil peran aktif. Melalui kolaborasi ini, penyampaian informasi dan edukasi penanggulangan narkoba dapat dilakukan secara bersama-sama secara terstruktur,” ungkap Parna.
​Hal senada diungkapkan Wakil Ketua Bidang Multimedia dan Media Siber PWI Kepri, Lintong C. Manurung. Ia menggarisbawahi pentingnya keterbukaan kanal informasi di era digital guna menangkal peredaran gelap narkotika yang kian terselubung.
​”PWI Kepri berkomitmen untuk membuka pintu komunikasi selebar-lebarnya dengan BNNP Kepri. Potensi multimedia dan jaringan media siber resmi yang bernaung di bawah PWI siap dikerahkan untuk mendukung penuh program kerja P4GN agar pesan-pesan pencegahan mengalir deras dan diterima dengan baik oleh seluruh lapisan masyarakat,” kata Lintong.
​Menanggapi hal tersebut, Kabag Umum BNNP Kepri Ratih Frayunita Sari mengapresiasi langkah taktis PWI Kepri dalam membuka ruang komunikasi ini. Menurutnya, BNNP tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan dari media massa sebagai pilar demokrasi dan mitra strategis pembentuk opini publik.
​”Dukungan dari rekan-rekan PWI sangat kami butuhkan. Kami mengajak PWI Kepri untuk menjadi perpanjangan tangan BNN dalam menyosialisasikan pencegahan narkoba secara lebih luas dan menyentuh masyarakat kepulauan,” jelas Ratih.













