Ia juga berkonsultasi dengan Video Assistant Referee (VAR) saat mengecek pelanggaran Rizky Ridho kepada Mahdi Salem yang berujung penalti untuk Qatar jelang akhir babak pertama. Mengapa situasi Jenner tidak memperoleh perlakuan serupa.
Menurut pedoman International Football Association Board (IFAB) selaku pembuat aturan sepak bola, memang ada pembatasan yang berlaku dalam penggunaan VAR. Pada prinsipnya, ia hanyalah pembantu wasit seperti halnya dua hakim garis.
Hanya ada empat insiden yang bisa dicek oleh VAR, yakni:
- Penentuan sah atau tidaknya sebuah gol
2. Penentuan penalti atau tidak
3. Penentuan kartu merah langsung atau tidak (bukan situasi kartu kuning kedua)
4. Kesalahan identitas (memberi hukuman pada pemain yang salah)
Mengacu pada aturan di atas, pelanggaran Rizky Ridho masuk poin kedua, sedangkan pelanggaran Sananta masuk poin ketiga. Sedangkan pelanggaran Jenner, seperti tertulis di aturan IFAB poin ketiga, tetap tak bisa diintervensi oleh VAR.
Terlepas dari dua kartu merah Indonesia, Kabirov menghadirkan sejumlah keputusan kontroversial yang berdampak pada jalannya pertandingan.
Namun nasi sudah menjadi bubur dan kini Indonesia harus berjuang tanpa Jenner dan Sananta di laga melawan Australia, Kamis (18/4/2024) pukul 20.00 WIB.













