“Saya bermain untuk mencatat sejarah negara saya dan memastikan kami lolos ke final dan memenangi Piala Dunia. Tidak ada (niat) balas dendam. Jika saya mulai bermain demi membungkam semua orang yang mengkritik saya, saya harus bermain sampai usia 80 tahun,” tegas Mbappe seperti dikutip dari ESPN.
Bagi Mbappe, rekor pribadi adalah urusan nomor sekian yang baru akan ia pikirkan secara mendalam ketika dirinya sudah resmi gantung sepatu di masa depan. Fokusnya saat ini murni bekerja kolektif bersama rekan setim demi lambang di dada.
Taktik “Menyimpan Gol” Didier Deschamps Terbukti Manjur
Kembalinya performa ganas Mbappe di atas lapangan sekaligus membuktikan kebenaran ucapan sang pelatih, Didier Deschamps. Sebelum turnamen dimulai, Deschamps sempat pasang badan menghadapi kritik media dengan menyebut bahwa Mbappe hanya sedang ‘menyimpan golnya’ untuk panggung Piala Dunia yang sesungguhnya.
Dengan mentalitas yang sudah teruji menghadapi tekanan verbal, Mbappe memastikan armada Prancis telah sangat siap untuk mengarungi sisa kompetisi.
Ujian ketajaman berikutnya bagi sang megabintang adalah saat Prancis dijadwalkan bersua Timnas Irak di Philadelphia pada Selasa (23/6) pukul 04.00 WIB mendatang.













