Pada Februari 2023, kaki F di-sliding oleh temannya. Tiga hari setelahnya, ia mengeluh sakit di bagian kakinya.
Berbagai upaya pengobatan medis yang dilakukan tidak kunjung membuahkan hasil. Bahkan, kondisi F semakin memburuk.
Puncaknya, pada Agustus 2023, kaki F didiagnosis kanker tulang stadium 4.
Ia menjalani operasi amputasi pada Oktober 2023. Namun, dokter spesialis ortopedi Rumah Sakit Kanker Dharmais dr. Melitta Setyarani, Sp.OT memastikan, kanker yang dialami F bukan karena sliding.
“Di literatur, tidak ada yang menyebutkan sampai sekarang bahwa trauma, kejadian kayak jatuh, menyebabkan kanker,” ujar Melitta saat ditemui di RS Kanker Dharmais.
Setelah menjalani operasi, kondisi F terus menurun. Ia kesulitan bernapas karena terdapat cairan di paru-parunya.
Sumber: Kompas









