Pengumuman kedua itu baru mendapatkan 15 komentar dan 6 like sebelum akhirnya ABH membatasi interaksi di unggahan tersebut. Tak terlihat satu pun respons positif di kolom komentar.
Kolom komentar ABH dipenuhi kekecewaan warga dari berbagai wilayah, mulai dari kekesalan air tak kunjung mengalir hingga warga yang mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan dasar harian.
@achmad: “Kok belum hidup juga air min?”
@luckyhu***: “Sampe kapan min? Hari kemerdekaan uda lewat tapi air masih g hidup?”
@sari_: “Alasan gangguan padahal gk mau nerima telepon komplain nan org2😂 lagu lama”
@onaaa_***: “Di Cipta Land gak ada infoo apa2 kenapa tiba2 matiin jugaa yaa, Dari kmaren2 lho @airbatamhilir gak jelas kali cara kerja kalian,, Perbaikan2 tapi makin buruk airnya.”
@annis***: “Nyampe in keluhan juga ga ko denger kan? Kerja aja bener in air tu cepat!! Ga usah banyak nyenyenye.”
Bahkan, terdapat warga yang menyampaikan keluhan secara polos karena ketiadaan air mengganggu aktivitas sanitasi paling dasar di rumah.
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam Ditag Warga
Kondisi suplai air yang berkepanjangan ini membuat masyarakat meluapkan kekecewaannya langsung kepada jajaran pimpinan daerah. Netizen ramai-ramai menandai akun Instagram Wali Kota Batam Amsakar Achmad (@amsakarachmad) dan Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra (@li.claudia.chandra).













