Akun @rakhma*** menuliskan pesan terbuka yang menuntut ketegangan pemerintah daerah terhadap pihak pengelola air:
“Tolong dengan amat sangat pak @amsakarachmad, Bapak dan Ibu enak yang pasti prioritas ga bakal mati air. bagaimana dengan masyarakat yg terdampak dari pagi dan punya bayi. ini bukti keterpurukan serta ketidakmampuan dan ketidakadilan yg sangat nyata dirasakan. penanganan yang sangat amat lama dan tidak ada estimasi pasti di awal… tolong ditindaklanjuti untuk perusahaan pengelola air ini supaya tidak main-main dan menyepelekan kepentingan masyarakat @li.claudia.chandra.”
Hingga berita ini diturunkan, warga masih menantikan pemulihan penuh aliran air bersih serta keterbukaan saluran komunikasi dan penanganan bantuan armada tangki air di wilayah pemukiman terdampak.













