Sepakbola

Tersingkir, MU Jadi Tim Premier League Paling ‘Lemah’ di Fase Grup Liga Champions

130
×

Tersingkir, MU Jadi Tim Premier League Paling ‘Lemah’ di Fase Grup Liga Champions

Share this article
Manchester United tersingkir di fase grup Liga Champions. (Foto: Dave Thompson/AP)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Manchester – Manchester United gagal maju ke babak 16 besar Liga Champions 2023/2024. Setan Merah membuat catatan sebagai tim Premier League paling lemah di fase grup.

Kepastian MU gagal maju ke fase gugur terjadi di matchday terakhir Grup A. Setan Merah tumbang 0-1 dari Bayern Munich di Old Trafford, Rabu (13/12/2023) dini hari WIB.

BACA JUGA:  Satu Dekade Gathnas Indonesian Manchester United: Rayakan Solidaritas "Setan Merah" di Jantung Yogyakarta

Kekalahan itu membuat MU menjadi juru kunci Grup A dengan 4 poin, hasil sekali menang, sekali imbang, dan 4 kali kalah. Anak asuh Erik ten Hag gagal bersaing dengan Bayern Munich dan FC Copenhagen, yang memastikan kelolosannya sebagai juara dan runner up Grup A.

Sepanjang fase grup, Manchester United tampil lemah. Wakil Liga Inggris itu kebobolan 15 kali dari 6 laga.

BACA JUGA:  Sempat Unggul, Timnas Putri Indonesia Digilas Kongo 1-7 di FIFA Series 2026

Opta mencatat, MU menjadi tim Premier League dengan jumlah kebobolan terbanyak dalam fase grup Liga Champions. Sebelumnya tak ada wakil Inggris mendapati gawangnya bobol sebanyak itu di fase grup.

Dua kali MU kebobolan empat gol dalam satu laga, yakni saat kalah 4-3 dari Bayern Munich dan Galatasaray. Di akhir fase grup, MU mencatat minus tiga gol ketimbang jumlah gol yang dilesakkannya (12 gol).

BACA JUGA:  Satu Dekade Gathnas Indonesian Manchester United: Rayakan Solidaritas "Setan Merah" di Jantung Yogyakarta

Hasil ini juga membuat Manchester United melanjutkan kepayahannya di Liga Champions. Bahkan, ini hasil terburuk The Red Devils dalam satu dekade terakhir, sejak bisa sampai ke perempatfinal di musim 2013/2014.