Gudangberita.co.id, Batam — Penghentian sementara suplai air bersih secara masif masih merambah belasan wilayah pemukiman hingga kawasan industri utama di Kota Batam.
Langkah darurat ini terpaksa diambil usai ditemukannya kebocoran susulan pada jaringan pipa distribusi utama berdiameter 800 mm di kawasan Jalan Utama, depan Kawasan Industri Batamindo, Muka Kuning.
Kondisi mati total ini berawal pada Jumat (28/8/2026) siang sekitar pukul 13.00 WIB. Saat tim teknis mencoba melakukan pengaliran air secara bertahap pasca-penanganan awal, titik kebocoran baru justru terdeteksi di lokasi yang sama.
Demi keamanan dan mencegah kerusakan jaringan yang lebih parah, Badan Pengusahaan (BP Batam) bersama PT Air Batam Hilir (ABH) langsung menghentikan aliran air ke jalur utama.
Memasuki Sabtu (29/8/2026), proses perbaikan di lapangan dilaporkan telah memasuki tahap akhir (finishing). Tim gabungan bekerja non-stop mengerahkan material, peralatan teknis, hingga alat berat untuk mempercepat pemulihan.
Dampak dari perbaikan pipa berukuran besar ini memicu terhentinya pasokan air ke berbagai kawasan strategis. Wilayah yang mengalami gangguan suplai meliputi:
Kawasan Pemukiman & Komersial: Batam Center, Sukajadi, Batu Batam, Anggrek Mas, Orchid Park, Rosedale, Dutamas, Eden Park, Citra Batam, Marchelia, Livia, Kintamani, Bengkong Nusantara, Sagulung Baru, Tembesi, Barelang, Sei Lekop, Fanindo, hingga Marina.













