Gudangberita.co.id, Batam – Duka bencana alam gempa bumi yang melanda Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), memantik aksi kepedulian masyarakat perantauan di Kota Batam.
Melalui Perkumpulan Keluarga Nusa Tenggara Timur (PK NTT) Kota Batam, ratusan warga Flores dan masyarakat NTT menggelar aksi penggalangan donasi kemanusiaan secara serentak selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu, 21–23 Agustus 2026.
Aksi kemanusiaan yang diterjunkan langsung ke jalanan ini telah mengantongi izin resmi berdasarkan Rekomendasi Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Batam Nomor: B/1043/400.9/VIII/2026. Ratusan relawan disebar di 8 titik persimpangan strategis dan padat lalu lintas di Kota Batam, yakni: Simpang Gelael Sungai Panas, Simpang Baloi, Simpang Jam, Simpang Kepri Mall, Simpang Kara, Simpang Sungai Harapan, Simpang SP Plaza dan Simpang Polsek Sagulung.

Ketua Umum PK NTT Kota Batam, Andi S. Mukhtar, menegaskan bahwa aksi ini merupakan wujud solidaritas persaudaraan lintas daerah. Walau terpisah ribuan kilometer dari kampung halaman, masyarakat perantauan NTT di Kepri merasa terpanggil untuk hadir membantu para korban yang terdampak musibah gempa.
“Kami mungkin berada jauh dari Flores, tetapi rasa persaudaraan dan kepedulian tidak pernah mengenal jarak. Ini bukan hanya tentang NTT, tetapi tentang kemanusiaan. Kami mengajak seluruh masyarakat Batam dan Kepulauan Riau untuk ikut memberikan doa, dukungan, dan donasi sesuai kemampuan masing-masing,” ujar Andi S. Mukhtar.













