BatamKomunitas

Sidang MPL I PGIW Kepulauan Riau Tetapkan Program Strategis 2026, Perkuat Pelayanan Oikumenis dan Kepedulian Sosial

58
×

Sidang MPL I PGIW Kepulauan Riau Tetapkan Program Strategis 2026, Perkuat Pelayanan Oikumenis dan Kepedulian Sosial

Share this article
Ketua Umum PGIW Kepri dan jajaran pengurus foto bersama dengan Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Harris Pratamura.
Ketua Umum PGIW Kepri dan jajaran pengurus foto bersama dengan Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Harris Pratamura.
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia Wilayah (PGIW) Kepulauan Riau sukses menyelenggarakan Sidang Majelis Pekerja Lengkap (MPL) I pada hari Senin tanggal 06 Juli 2026 di Gedung GBI HOG Eden Park, Batam Centre, yang dihadiri para pimpinan sinode anggota PGIW Kepulauan Riau, tokoh-tokoh gereja, tamu undangan, serta perwakilan berbagai lembaga gerejawi.

BACA JUGA:  Reaksi Menohok Ahmad Sahroni Soal Polemik SIM Moge Usai Viral Penilangan Ketua DPRD Kepri di Batam

Persidangan tahunan tersebut berlangsung dengan lancar, penuh semangat persaudaraan, dan menghasilkan sejumlah kebijakan strategis yang akan menjadi arah pelayanan PGIW Kepulauan Riau sepanjang tahun 2026.

Sidang yang mengusung tema Tema: “Hiduplah dalam terang yang membuahkan kebaikan, keadilan dan kebenaran” (bdk. Efesus 5 : 8b-9), dengan Sub-tema: Menata langkah dalam menghadirkan terang Kristus yang berkeadilan, bertmartabat dan berkesinambungan bagi semua ciptaan, secara resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Bpk Dr. Nyanyang Haris Pratamura.

BACA JUGA:  Pria 47 Tahun di Bengkong Batam Tega Cabuli Anak 7 Tahun, Nyaris Diamuk Massa

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur mengapresiasi kontribusi gereja-gereja dalam menjaga kerukunan umat beragama, memperkuat persatuan masyarakat, serta mendukung pembangunan daerah melalui pelayanan sosial dan kemanusiaan.

PGI Wilayah kepulauan Riau sebagai organisasi Kristen terbesar dan tertua, tentunya sangat berkontribusi bagi pembangunan Kepri utamanya dalam pembangunan spiritualitas dan sosial kemasyarakatan.