BatamKomunitas

Sidang MPL I PGIW Kepulauan Riau Tetapkan Program Strategis 2026, Perkuat Pelayanan Oikumenis dan Kepedulian Sosial

61
×

Sidang MPL I PGIW Kepulauan Riau Tetapkan Program Strategis 2026, Perkuat Pelayanan Oikumenis dan Kepedulian Sosial

Share this article
Ketua Umum PGIW Kepri dan jajaran pengurus foto bersama dengan Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Harris Pratamura.
Ketua Umum PGIW Kepri dan jajaran pengurus foto bersama dengan Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Harris Pratamura.
banner 468x60

Melalui proses persidangan yang berlangsung secara demokratis dan penuh semangat persaudaraan, Sidang MPL I berhasil menetapkan sejumlah program prioritas PGIW Kepulauan Riau untuk tahun pelayanan 2026.

Program tersebut meliputi pelaksanaan Kunjungan Pastoral ke seluruh sinode anggota guna memperkuat hubungan pelayanan dan semangat oikumenis, pembentukan PGID Kabupaten Natuna, Kabupaten Kepulauan Anambas, dan Kabupaten Lingga, Penyelenggaraan Festival Paduan Suara Gerejawi Tingkat Kepulauan Riau sebagai bagian dari pembinaan iman dan peningkatan kualitas warga gereja dalam memuji Tuhan, serta pelaksanaan Perayaan Natal Bersama PGIW Kepulauan Riau dan Natal PGID Kota Batam.

BACA JUGA:  Belajar Hukum dari Akar Peradaban: Mahasiswa Uniba Kuliah Lapangan di Museum Raja Ali Haji Batam

Sidang juga memberikan perhatian khusus terhadap berbagai persoalan sosial yang berkembang di Kepulauan Riau, khususnya sebagai daerah perbatasan.

Salah satu keputusan strategis yang dihasilkan adalah inisiasi pendirian Shelter Pelayanan Kemanusiaan PGIW Kepulauan Riau, yang akan melayani korban perdagangan orang (human trafficking), kekerasan terhadap perempuan dan anak, pekerja migran yang mengalami permasalahan, serta berbagai kasus sosial lainnya.

BACA JUGA:  Pemko Batam Pasang Badan, Wali Kota Amsakar Achmad Jamin Pendidikan RAL Bocah Korban Siksa Ibu Tiri hingga Tuntas

Program ini menjadi bentuk nyata komitmen gereja untuk tidak hanya melayani kebutuhan rohani umat, tetapi juga menghadirkan kepedulian, pendampingan, advokasi, dan pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat yang membutuhkan.