Gudangberita.co.id, Batam — Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Batam, Hendri Arulan, memberikan klarifikasi resmi terkait keterlibatan ribuan pelajar dalam aksi pawai damai mendukung keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Hendri membantah tudingan bahwa pihaknya telah melakukan pengerahan atau mobilisasi sekolah secara sepihak untuk mengikuti agenda tersebut.
Klarifikasi ini disampaikan guna meluruskan polemik dan adanya riak protes dari kalangan guru mengenai kehadiran para siswa di tengah aksi massa yang digelar di depan Kantor Walikota dan DPRD Kota Batam.
Hendri menjelaskan, kehadiran pihak sekolah dalam kegiatan tersebut bukan merupakan bentuk instruksi pemaksaan. Menurutnya, Dinas Pendidikan sebelumnya hanya mengumpulkan pihak sekolah berdasarkan adanya masukan dan keluhan yang datang dari sekolah-sekolah penerima manfaat program MBG itu sendiri.
Ia menegaskan bahwa pertemuan tersebut bertujuan untuk menata agar penyampaian aspirasi dapat berjalan dengan lebih tertib dan terorganisir.
“Ya kami hanya bilang, kalau mau ikut pawai dan lebih tertata ya ikut yang hari ini,” ujar Hendri memberikan klarifikasi mengenai arahan yang sempat beredar di lingkungan sekolah.
Saat dimintai tanggapan mengenai adanya keberatan dan protes dari sejumlah guru terkait pelibatan siswa dalam pawai ini, Hendri tampak enggan berkomentar lebih jauh.













