Gudangberita.co.id, Lingga – Proses rekonstruksi kasus pembunuhan Diana oleh tersangka Jaka pada Senin (18/5/2026) sukses membuat bulu kuduk warga yang menyaksikannya merinding.
Ada pemandangan tidak biasa dalam reka ulang yang digelar Satreskrim Polres Lingga ini; polisi harus memboyong tersangka ke dua lokasi berbeda yang jaraknya lumayan berjauhan.
Bukan tanpa alasan, langkah ini terpaksa diambil penyidik untuk menguak tabir kepanikan luar biasa korban dan kebrutalan pelaku yang selama ini belum terungkap ke publik.
Alasan utama di balik gelaran rekonstruksi di dua titik ini adalah untuk mencocokkan fakta lapangan mengenai upaya terakhir korban, Diana, yang sempat berusaha meloloskan diri dari maut.
Secara total, Jaka memperagakan 25 adegan detail yang dibagi ke dalam dua zona krusial:
3 Adegan di Kawasan Telek: Lokasi ini merupakan sebuah rumah kontrakan tempat korban Diana sempat bersembunyi.
Fakta ini bikin merinding karena terungkap bahwa korban sempat kabur dari pelaku, namun tempat persembunyiannya akhirnya terendus. Suasana di sekitar kawasan Pasir Kuning bahkan sempat menegang saat adegan Jaka mencari Diana.
22 Adegan di Kawasan Setajam: Ini merupakan rumah kontrakan utama tempat tinggal pelaku dan korban. Di sinilah perselisihan bermula dan menjadi titik di mana Jaka mengeksekusi korban hingga meninggal dunia setelah berhasil menyeretnya kembali.













