Gudangberita.co.id, Lingga – Suasana rekonstruksi kasus pembunuhan tragis terhadap Diana berubah mencekam pada Senin (18/5/2026). Tersangka Jaka jadi sasaran sumpah serapah warga yang tak mampu membendung emosi saat melihat pelaku memperagakan detik-detik terakhir ia menghabisi nyawa korban.
Ratusan warga yang memadati lokasi rekonstruksi di dua tempat berbeda terus menyoraki pelaku. Puncaknya terjadi pada adegan terakhir, di mana makian dan teriakan histeris warga menggema, mengutuk perbuatan keji yang dilakukan Jaka kepada wanita yang dikenalnya tersebut.
Sejak awal dimulainya reka adegan yang digelar oleh jajaran Polres Lingga, situasi di sekitar lokasi memang sudah dipenuhi ketegangan. Warga yang geram atas kematian Diana tampak menyemut di pembatas garis polisi, mengawasi setiap gerak-gerik Jaka yang berbaju tahanan.
Amarah massa benar-benar pecah ketika rekonstruksi memasuki adegan-adegan krusial di rumah kontrakan kawasan Setajam. Saat Jaka memperagakan bagaimana ia memperlakukan korban dengan kejam, beberapa warga mencoba merangsek maju dan melontarkan kalimat makian.
“Jaka Pembunuh, mati kau!” teriak salah seorang warga di tengah kerumunan yang langsung disambut sorakan setuju dari ratusan warga lainnya.












