Meskipun diwarnai ketegangan dan protes keras dari warga yang menyaksikan, pihak kepolisian berhasil merampungkan seluruh adegan rekonstruksi dengan lancar.
Kapolres Lingga, AKBP Pahala M. Nababan, menegaskan bahwa reka adegan yang diperagakan oleh tersangka Jaka ini telah memberikan gambaran utuh mengenai peristiwa pembunuhan tersebut, dan seluruhnya sinkron dengan bukti medis.
“Berdasarkan hasil otopsi memang sesuai dengan adegan saat pelaku menekan bagian leher korban menggunakan tangan,” jelas Pahala M. Nababan di lokasi kejadian, Senin (18/5/2026).
Kini, proses rekonstruksi telah selesai, namun rasa terpukul dan amarah masih menyelimuti warga dan kerabat korban. Tersangka Jaka langsung dibawa kembali ke Mapolres Lingga dengan pengawalan super ketat guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, untuk kemudian menghadapi proses hukum atas tindakan kejamnya.












