Gudangberita.co.id, Batam – Insiden memilukan yang menewaskan dua bocah di Pantai Piwang pada Kamis (14/5/2026) menjadi peringatan keras bagi para orang tua dan pengelola tempat wisata di Natuna.
Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna menekankan pentingnya pengawasan melekat terhadap anak-anak saat beraktivitas di area perairan untuk mencegah terulangnya tragedi serupa.
Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman, S.E., menegaskan bahwa keselamatan di lokasi wisata merupakan tanggung jawab kolektif. Imbauan ini menyusul berakhirnya operasi SAR setelah korban terakhir, Muhammad Okta Ferdinan (8), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada pukul 14.41 WIB, menyusul rekannya Rayyan yang juga ditemukan tak bernyawa.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas anak-anak kita, baik itu di laut maupun tempat wisata. Jangan biarkan mereka bermain tanpa pengawasan orang dewasa karena maut bisa mengintai dalam hitungan detik,” tegas Abdul Rahman usai proses evakuasi.
Tragedi ini bermula saat enam sekawan sedang bermain di perairan Pantai Piwang sebelum akhirnya terseret arus kuat. Berdasarkan laporan warga yang diterima SAR pada pukul 13.50 WIB, tim gabungan langsung dikerahkan untuk melakukan penyisiran. Koordinasi cepat antara Kantor SAR, Lanal Ranai, BPBD, TNI-Polri, dan masyarakat setempat berhasil menyelamatkan empat nyawa.











