Tiga anak atas nama Ando, Fathir, dan Zafarian berhasil dievakuasi warga dengan selamat. Sementara itu, satu korban bernama Radit ditemukan dalam kondisi lemah namun berhasil tertolong. Sayangnya, Rayyan dan Muhammad Okta Ferdinan ditemukan telah meninggal dunia setelah sempat dinyatakan hilang dalam sapuan arus.
Dalam operasi tersebut, tim gabungan mengerahkan berbagai peralatan penyelamatan seperti LCR dan perlengkapan selam. Meskipun respons cepat telah diberikan oleh seluruh unsur gabungan, faktor pengawasan dini di lokasi kejadian dinilai tetap menjadi kunci utama keselamatan jiwa.
Abdul Rahman mengapresiasi partisipasi masyarakat yang turut membantu proses evakuasi dan penyelamatan korban selamat. Namun, ia berharap agar tragedi di Pantai Piwang ini menjadi pelajaran berharga bagi warga Natuna untuk lebih memahami risiko dan bahaya wisata laut, terutama saat kondisi cuaca atau arus tidak menentu.











