Hot NewsNasionalZona Headline

Korban Meninggal Tragedi Kereta Bekasi Bertambah Jadi 15 Orang, Pemerintah Evaluasi Posisi Gerbong Wanita

8
×

Korban Meninggal Tragedi Kereta Bekasi Bertambah Jadi 15 Orang, Pemerintah Evaluasi Posisi Gerbong Wanita

Share this article
Rangkaian gerbong khusus wanita KRL Commuter Line yang diusulkan pindah posisi ke tengah
Rangkaian gerbong khusus wanita KRL Commuter Line yang diusulkan pindah posisi ke tengah
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Lingga – Angka fatalitas akibat kecelakaan hebat yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur terus merangkak naik. Hingga Selasa (28/4/2026) sore, pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa jumlah korban jiwa telah mencapai 15 orang.

Kenaikan jumlah korban ini memicu gelombang respons dari berbagai kementerian, mulai dari penanganan medis darurat hingga usulan radikal terkait perubahan struktur rangkaian kereta api di Indonesia.

BACA JUGA:  Skandal Emas Rp4 Miliar dan Ujian Keamanan di Beranda Depan NKRI

Kabid Dokkes Polda Metro Jaya, Kombes Martinus Ginting, mengonfirmasi data terbaru saat melakukan proses identifikasi di Rumah Sakit Bhayangkara Tk.I Pusdokkes Polri (RS Polri) Kramat Jati.

“Iya, 15 meninggal,” ujar Kombes Martinus singkat saat memberikan keterangan di Jakarta Timur.

Sebagian besar jenazah telah dievakuasi ke RS Polri untuk proses identifikasi lebih lanjut, sementara korban luka-luka masih tersebar di beberapa rumah sakit rujukan, termasuk RSUD Bekasi.

BACA JUGA:  Pulang Mabuk Bawa Gandengan Baru, WNA di Batam Nyaris Dibakar Motornya Sama Mantan Istri

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan duka mendalam dan memastikan bahwa seluruh fasilitas kesehatan vertikal milik Kemenkes siap siaga. Menkes menegaskan bahwa penanganan tidak hanya fokus pada luka fisik, tetapi juga dampak psikis.