BatamZona Headline

Bukan Menolak, Pemko Batam Tengah Kaji Efisiensi Anggaran Sebelum Terapkan WFH ASN

52
×

Bukan Menolak, Pemko Batam Tengah Kaji Efisiensi Anggaran Sebelum Terapkan WFH ASN

Share this article
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam, Rudi Panjaitan. (ist)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam memberikan klarifikasi resmi terkait isu yang menyebutkan bahwa Batam menentang kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Penundaan ini ditegaskan bukan sebagai bentuk penolakan, melainkan langkah kehati-hatian dalam mengukur efektivitas kebijakan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batam, Rudi Panjaitan, menyatakan bahwa saat ini pihaknya sedang melakukan kajian komprehensif, terutama mengenai dampak ekonomi dan efisiensi birokrasi.

BACA JUGA:  Ombudsman Kepri Apresiasi Penertiban Tambang Pasir Liar dan Ingatkan Harus Serius dan Tuntas

Rudi menekankan bahwa setiap kebijakan publik di Batam harus didasarkan pada data yang valid dan indikator yang terukur. Hingga Kamis (16/4/2026), Pemko Batam masih menghitung potensi penghematan anggaran yang bisa dicapai jika sistem kerja jarak jauh ini diberlakukan.

“Perlu kami luruskan, Pemko Batam tidak menolak kebijakan WFH. Saat ini kami masih melakukan penghitungan secara komprehensif, terutama terkait besaran efisiensi yang bisa dicapai,” ujar Rudi.

BACA JUGA:  Li Claudia Chandra Bongkar Anomali Data Batam: Pekerja KTP Luar Domisili Tembus 199 Ribu

Beberapa poin utama yang menjadi bahan pertimbangan Pemko Batam meliputi:

Pengurangan Biaya Operasional: Menghitung penurunan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) akibat berkurangnya mobilitas pegawai.

Efisiensi Energi: Penurunan penggunaan listrik di gedung-gedung perkantoran pemerintah.