Gudangberita.co.id, Batam – Pemandangan berbeda terlihat di panggung politik Kota Batam setahun terakhir. Sejak dilantik pada Februari 2025, pasangan Walikota Amsakar Achmad dan Wakil Walikota Li Claudia Chandra terus mencuri perhatian lewat berbagai potret kebersamaan mereka yang tampak sangat “sweet” dan harmonis.
Kekompakan visual yang mereka tunjukkan di depan kamera seolah mengirimkan sinyal positif: jika pemimpinnya seirama, ekonominya pun ikut bertenaga.
Bukan sekadar pencitraan di balik lensa, kemesraan duet “Nakhoda Seirama” ini terbukti memberikan dampak magis bagi dompet daerah. Di tengah ketidakpastian ekonomi global, sinergi Amsakar dan Li Claudia justru membuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) Batam sepanjang tahun 2025 tumbuh subur. Rekor baru tercipta dengan angka Rp 2,36 triliun, melonjak drastis 32 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Banyak pihak menilai, keserasian yang ditampilkan Amsakar dan Li Claudia di setiap rilis foto resmi menjadi simbol stabilitas birokrasi. Saat pemimpin tampak saling mengisi dan minim konflik, kebijakan akselerasi pembangunan pun berjalan lebih mulus. Hasilnya, total pendapatan daerah Batam pada 2025 sukses menyentuh angka Rp 4,29 triliun.
Peningkatan signifikan ini bersumber dari pengelolaan pajak dan retribusi daerah yang lebih inovatif serta tata kelola aset yang lebih rapi. Walikota Batam, Amsakar Achmad, dalam berbagai kesempatan selalu menekankan bahwa keharmonisan adalah kunci inovasi.













