“Saya dan Bu Li Claudia optimis Batam akan terus tumbuh menjadi kota madani yang inovatif. Masukan dan kritik konstruktif menjadi hal penting bagi kami untuk terus mempercepat akselerasi pembangunan,” ujar Amsakar dengan nada optimis.
Tak hanya PAD yang berbunga-bunga, pertumbuhan ekonomi Batam pun ikut “glowing”. Di bawah kepemimpinan yang tampak sangat kompak ini, ekonomi Batam tahun 2025 melesat di angka 6,76 persen (y-on-y). Angka ini melampaui capaian tahun 2024 yang hanya 6,69 persen, sekaligus memperkokoh posisi Batam sebagai lokomotif utama ekonomi di Provinsi Kepulauan Riau.
Kepercayaan pelaku usaha nampaknya ikut “meleleh” melihat stabilitas yang ditunjukkan pasangan ini. Gaya kepemimpinan yang sejuk dan komunikatif antara Walikota dan Wakilnya menjadi magnet bagi investasi untuk terus masuk.
Dengan potret-potret kebersamaan yang selalu tampak serasi, Amsakar dan Li Claudia seolah ingin membuktikan bahwa politik tak selamanya kaku, dan keharmonisan adalah modal termahal untuk membangun kota.













