Gudangberita.co.id, Natuna – Genap satu tahun memimpin Kabupaten Natuna, Bupati Cen Sui Lan mulai menunjukkan taringnya dalam mengubah wajah beranda utara NKRI. Sebagai bupati perempuan pertama dalam sejarah Natuna, Cen Sui Lan tidak hanya membawa sentuhan humanis, tetapi juga langkah agresif di sektor energi dan infrastruktur strategis yang selama ini jalan di tempat.
Salah satu prestasi paling mencolok dalam setahun kepemimpinannya adalah realisasi pengalihan Participation Interest (PI) 10 persen di Wilayah Kerja Northwest Natuna (WK NWN). Kesepakatan yang diteken bersama Prima Energy ini diproyeksikan bakal memperkuat fiskal daerah secara mandiri pada 2027, sekaligus mengurangi ketergantungan pada Dana Bagi Hasil (DBH) migas yang fluktuatif.
Di bawah komando Cen Sui Lan, proyek-proyek mangkrak kembali bergeliat. Pembangunan pasar ikan modern senilai Rp90 miliar hasil hibah JICA, yang sempat tertunda hampir satu dekade, kini resmi direalisasikan. Proyek ini digadang-gadang akan menjadi pusat aktivitas ekonomi nelayan terbesar di perbatasan.
Tak hanya itu, konektivitas menjadi fokus utama dengan dorongan peningkatan status Pelabuhan Selat Lampa menjadi pelabuhan internasional melalui penetapan UN/LOCODE. Langkah ini bertujuan mengintegrasikan Natuna langsung ke dalam sistem perdagangan global.













