Gudangberita.co.id, Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengeluarkan peringatan keras bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kejahatan siber jenis malvertising.
Ancaman ini diprediksi meningkat tajam seiring tingginya aktivitas belanja daring (online) selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri 1447 H.
Kepala Diskominfo Kota Batam, Rudi Panjaitan, mengungkapkan bahwa momen perburuan promo Lebaran dan diskon THR sering kali menjadi celah bagi pelaku kejahatan siber untuk menyebarkan iklan berbahaya yang mengandung malware.
“Tren belanja online meningkat pesat saat Ramadan karena ada flash sale hingga promo mudik. Namun, ancaman malvertising juga ikut mengintai. Ini teknik penipuan melalui iklan daring yang terlihat menggiurkan, padahal tujuannya mencuri data atau menginfeksi perangkat,” ujar Rudi di Kantor Diskominfo Batam, Senin (9/3/2026).
Ketidaktelitian dalam mengklik iklan di media sosial atau situs web bukan sekadar masalah teknis. Rudi menjelaskan bahwa ada risiko besar yang mengancam finansial dan privasi warga, di antaranya:
- Penyalahgunaan Data Pribadi: Data yang dicuri berisiko digunakan untuk pengajuan pinjaman online (pinjol) ilegal.
- Pencurian Saldo: Akses tidak sah yang dapat menguras rekening bank atau dompet digital (e-wallet).
- Peretasan Akun: Pengambilalihan akun media sosial atau email.
- Kerusakan Perangkat: Infeksi virus yang merusak sistem operasional ponsel atau komputer.
Tips Aman Belanja Online ala Diskominfo Batam
Untuk menangkal serangan siber tersebut, Pemko Batam membagikan empat langkah preventif yang wajib dilakukan masyarakat:







