Gudangberita.co.id, Natuna – Pemerintah Kabupaten Natuna melakukan langkah tak lazim dalam menyongsong Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) Tingkat Provinsi Kepri 2026.
Alih-alih menggelar panggung megah di tingkat kabupaten, Pemkab Natuna memilih “puasa” seremoni demi mengalihkan seluruh anggaran untuk pemusatan latihan atau Training Center (TC) selama satu bulan penuh.
Langkah ini diambil sebagai bentuk efisiensi anggaran yang berorientasi pada hasil. Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Natuna bersama LPTQ dan Kemenag sepakat bahwa panggung seremonial tidak berbanding lurus dengan kualitas bacaan dan hafalan para kafilah.
Keputusan meniadakan seremoni MTQH tingkat kabupaten tahun ini merupakan strategi untuk memaksimalkan persiapan kafilah yang akan berlaga di Tanjung Pinang pada Juni 2026 mendatang. Dana yang biasanya habis untuk tenda, dekorasi, dan acara pembukaan, kini dikunci sepenuhnya untuk biaya pelatih serta akomodasi peserta selama pemusatan latihan.
“Fokus utama tahun ini adalah memastikan seluruh peserta benar-benar siap berkompetisi. Anggaran difokuskan sepenuhnya pada pembinaan intensif dari pelatih berpengalaman agar kualitas peserta semakin matang,” tulis keterangan hasil koordinasi LPTQ Natuna.







