Gudangberita.co.id, Natuna – Tawa riang anak-anak terdengar dari ruang makan siang Sekolah Rakyat Natuna, Selasa (30/9/2025). Puluhan siswa berbaris rapi, piring di tangan, menunggu giliran mengambil nasi, lauk, dan sayur.
Mereka berdoa bersama sebelum menyantap hidangan yang hari itu dipantau langsung oleh Bupati Natuna Cen Sui Lan.
Sekolah Rakyat yang baru beroperasi di Gedung Asrama Haji Natuna bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang belajar kehidupan. Di sinilah anak-anak dari keluarga sederhana belajar hidup mandiri, jauh dari orang tua mereka.
Tidak semua anak mudah beradaptasi. Purwanti, Kepala Dinas Sosial Natuna, bercerita tentang seorang siswa yang terbiasa memelihara tiga ekor sapi di kampungnya.
“Kalau malam, suka ingat sapi-sapinya,” kata Purwanti dengan senyum hangat.
Kerinduan itu wajar. Namun, pelan-pelan mereka mulai terbiasa dengan rutinitas baru: belajar bersama, bermain di halaman asrama, hingga makan siang dalam suasana kekeluargaan.
Saat meninjau makan siang, Bupati Cen Sui Lan menegaskan bahwa perhatian pada gizi dan kenyamanan siswa harus terus dijaga. Ia meminta guru dan pengasuh tidak hanya fokus pada pelajaran, tetapi juga mendampingi anak dalam keseharian.













