BatamZona Headline

Retaining Wall di Bengkong Baru Jebol Akibat Hujan Deras, Arus Lalu Lintas Batam Dialihkan

114
×

Retaining Wall di Bengkong Baru Jebol Akibat Hujan Deras, Arus Lalu Lintas Batam Dialihkan

Share this article
Longsor terjadi di Bengkong Baru. Retaining wall jebol akibat hujan deras. (Foto: Gudangberita)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Dinding penahan tanah (retaining wall) di dekat Simpang Bengkong Baru, Batam, jebol dan longsor akibat hujan deras pada Senin (11/8/2025) pagi. Peristiwa ini memaksa arus kendaraan dari Simpang Empat Bengkong menuju Bengkong Laut dialihkan sementara demi keamanan pengguna jalan.

Sejumlah petugas dari kepolisian, Ditpam BP Batam, dan Satpol PP langsung berjaga di lokasi kejadian. Wakil Wali Kota Batam sekaligus Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, turun langsung meninjau kondisi bersama Staf Ahli Bidang Infrastruktur BP Batam, Andreas, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam Suhar, dan Kadiskominfo Rudi Panjaitan.

BACA JUGA:  Kesepian di Akhir Hayat: Hanya 6 Orang yang Shalatkan Jenazah Diana, Di Mana Sang Suami?

Li Claudia menyampaikan, pemerintah akan mengevaluasi titik-titik rawan longsor di Batam dan memeriksa izin pembangunan yang tidak sesuai ketentuan.

“Kita ingin Batam maju. Nanti akan kita cek izin pembangunan yang tidak sesuai. Tidak semua retaining wall akan kita bongkar, tapi akan dikaji secara teknis,” ujarnya di lokasi.

Selain itu, Satpol PP membongkar warung yang berdiri di atas tebing retaining wall karena berpotensi roboh, sedangkan Ditpam BP Batam menertibkan spanduk reklame besar yang rawan menimpa warga.

“Ini tadi kita bongkar karena berbahaya, bisa menimpa warga,” kata Hendra, anggota Ditpam BP Batam.

Tim Ahli Bidang Infrastruktur BP Batam, Andreas, menambahkan bahwa ada bangunan di sekitar lokasi yang perizinannya tidak sesuai dan memicu tekanan pada dinding penahan.

“Kalau ini ada izinnya tak sesuai, jadi dibangun sehingga menimbulkan tekanan di bawahnya,” ungkapnya.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun sejumlah pemilik warung mengalami kerugian materi akibat longsor dan pembongkaran. Pemerintah setempat kini menginventarisasi kerusakan untuk penanganan lebih lanjut.