harris
BatamZona Headline

Gelombang Ancaman di Laut Batam, Tuntutan Nelayan terhadap Intimidasi Singapura

1330
×

Gelombang Ancaman di Laut Batam, Tuntutan Nelayan terhadap Intimidasi Singapura

Share this article
Kapal patroli Marine Police Singapura mengintimidasi nelayan Belakang Padang, Kota Batam, saat memancing ikan di Pulau Nipah (Foto: tangkapan layar video viral)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Tragedi di perairan perbatasan Indonesia-Singapura kembali mencuat setelah insiden yang dialami Hang Tuah, seorang nelayan dari Kecamatan Belakang Padang, Batam. Peristiwa yang terjadi pada Selasa (24/12/2024) ini menyorot perhatian publik atas keamanan dan perlindungan bagi nelayan tradisional di wilayah tersebut.

Kisah Mengerikan di Tengah Laut

Hang Tuah dan lima kapal nelayan lainnya tengah memancing di perairan Pulau Nipah, lokasi yang sudah menjadi bagian dari tradisi mereka. Namun, suasana tenang berubah mencekam ketika dua kapal patroli Marine Police Singapore mendekati mereka.

BACA JUGA:  Foto Eksekutor Berlaras Panjang di Barelang Beredar, Senjata LSM Lang Laut Disita Polisi?

“Kami sedang asyik memancing di tempat yang biasa kami kunjungi sejak zaman nenek moyang kami,” ujar Hang Tuah, Jumat (27/12). Kapal patroli tersebut melakukan manuver yang menciptakan gelombang besar, hampir menenggelamkan perahu nelayan.

Dalam insiden itu, salah satu nelayan terlempar ke laut akibat hantaman ombak. Beruntung, ia berhasil diselamatkan oleh rekan-rekannya. Menurut Hang Tuah, patroli Singapura mengklaim bahwa wilayah tersebut adalah bagian dari teritorial mereka, meski para nelayan telah memancing di sana selama bertahun-tahun tanpa masalah.

BACA JUGA:  Terkuak! Ini Penyebab Blackout 19 Jam Batam-Bintan: Ada Indikasi CCTV Sengaja Digeser dan Pagar Listrik Mati

Bukti Video dan Tuntutan Keadilan