Gudangberita.co.id, Batam – PT PLN Batam berhasil menyelesaikan proyek strategis yang berlangsung sejak akhir 2023 hingga 2024, yakni relokasi Mobile Power Plant (MPP) Suppa 2×25 MW, MPP Tello 2×25 MW, dan MPP Punagaya 1×25 MW.
Proyek ini bertujuan untuk memperkuat sistem kelistrikan di wilayah Sulawesi, mengantisipasi pertumbuhan beban pelanggan yang terus meningkat. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen PLN Group dalam mendukung stabilitas energi listrik di berbagai daerah strategis di Indonesia.
Direktur Utama PLN Batam Muhammad Irwansyah Putra mengungkapkan bahwa relokasi MPP ini tidak hanya memberikan solusi jangka pendek terhadap kebutuhan listrik, tetapi juga menjadi fondasi penguatan sistem kelistrikan jangka panjang.
“Kami memastikan bahwa kebutuhan listrik masyarakat dan dunia usaha di Sulawesi dapat terpenuhi, terutama menghadapi tantangan pertumbuhan beban yang signifikan,” ujarnya.
Selain memenuhi kebutuhan harian, penguatan sistem kelistrikan ini juga memiliki peran penting dalam mendukung berbagai event nasional pada 2024.
Agenda besar seperti Pemilu Presiden (Pilpres) dan Pilkada serentak membutuhkan kecukupan pasokan daya listrik yang stabil dan andal. PLN Batam bersama PLN Group berkomitmen untuk memastikan bahwa kebutuhan energi selama momen-momen krusial ini dapat terpenuhi tanpa gangguan.













