InternasionalZona Headline

Dua Kali Hampir Mati, Kali Ini Donald Trump Nyaris Ditembak AK-47 di Lapangan Golf

468
×

Dua Kali Hampir Mati, Kali Ini Donald Trump Nyaris Ditembak AK-47 di Lapangan Golf

Share this article
Kandidat presiden dari Partai Republik mantan Presiden Donald Trump dikelilingi oleh agen Dinas Rahasia AS saat ia meninggalkan panggung pada rapat umum kampanye, Sabtu, 13 Juli 2024, di Butler, Pa. (AP Photo/Evan Vucci)
banner 468x60

Gudangberita.co.id – Percobaan pembunuhan kembali terjadi terhadap calon Presiden (capres) Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Hal ini diungkap oleh FBI, Minggu waktu setempat.

Dalam keterangannya, Trump disebutkan mendapati percobaan pembunuhan saat ia bermain golf di lapangan golfnya di West Palm Beach, Florida.

Otoritas menyebut agen Dinas Rahasia AS melihat seorang pria bersenjata di semak-semak dan menembaknya, namun pelaku masih selamat dan berupaya melarikan diri.

BACA JUGA:  Canggih! BNPB-Undip Jajaki Robot Kecoa Madagaskar untuk Cari Korban Gempa di Reruntuhan

“Setelah melihat laras senapan sekitar 400 hingga 500 yard (365 hingga 457 meter) dari Trump saat mereka membersihkan lubang dari potensi ancaman di depannya, para agen tersebut menyerang pria bersenjata itu dan melepaskan sedikitnya empat butir amunisi sekitar pukul 1:30 siang,” kata Sheriff Palm Beach County Ric Bradshaw dalam konferensi pers dikutip Reuters, dikutip Senin (16/9/2024).

BACA JUGA:  Dugaan Penganiayaan Sesama Polisi di Batam, Ditreskrimum Polda Kepri Naikkan Status ke Pidana

Dalam pelarian dirinya, ia kabur menggunakan sebuah mobil Nissan hitam. Seorang saksi kemudian melihat pria bersenjata itu dan berhasil mengambil foto mobil dan plat nomornya untuk membantu polisi mengejarnya.

“Setelah tersangka melarikan diri dari tempat kejadian, pejabat penegak hukum mengatakan mereka mengirimkan peringatan ke badan-badan di seluruh negara bagian dengan informasi tentang kendaraannya, yang menyebabkan deputi sheriff di Martin County yang berdekatan menangkap tersangka di Interstate 95,” katanya.