harris
Natuna

5 Fakta Diambilalihnya Pengelolaan Pantai Piwang oleh Pemkab Natuna, Bagaimana Nasib PKL?

22
×

5 Fakta Diambilalihnya Pengelolaan Pantai Piwang oleh Pemkab Natuna, Bagaimana Nasib PKL?

Share this article
Pedagang UMKM di Pantai Piwang, Ranai, Kabupaten Natuna. (dok. Lanud RSA)
banner 468x60

Ke depan, penempatan lapak pedagang (saat ini masih diberikan secara gratis) wajib memperhatikan nilai estetika agar tidak mengganggu kenyamanan warga yang berekreasi.

  1. Paguyuban Sri Panglima Tepis Isu Premanisme dan Pungli

Menyusul kebijakan penataan ulang tersebut, Humas Sri Panglima Natuna, Agung E. Hermawan, buka suara. Ia membantah keras tuduhan bahwa paguyubannya melakukan pungli.

BACA JUGA:  Pesawat 'Mogok' di Batam, Penerbangan NAM Air Rute Natuna Bikin Emosi Penumpang

Menurutnya, iuran sebesar Rp25 ribu per bulan murni kesepakatan bersama untuk kas sosial. Dana itu digunakan untuk gotong royong, biaya meteran listrik kolektif, hingga santunan bagi anggota yang sakit, tertimpa musibah, atau menggelar hajatan.

  1. Akar Kisruh Jual Beli Lapak Terungkap

Terkait tuduhan jual beli lapak, Agung membeberkan bahwa praktik tersebut justru dilakukan diam-diam oleh oknum pemilik lapak lama kepada pedagang baru, tanpa sepengetahuan pengurus Sri Panglima.

BACA JUGA:  Bantah Tudingan Pungli dan Jual Beli Lapak, Paguyuban PKL Pantai Piwang Natuna "Sri Panglima" Buka Suara

Ironisnya, pemilik lama kerap masih menunggak iuran kas. Kekacauan koordinasi antar-individu inilah yang membuat nama paguyuban sering dijadikan kambing hitam, padahal sejak awal Sri Panglima mendapat amanah dari OPD terkait untuk mencegah perebutan 50 titik lapak di kawasan tersebut.

  1. PKL Legowo dan Mendukung Penuh Langkah Pemerintah

Meski sempat diterpa isu miring, nasib para PKL Pantai Piwang dipastikan tetap aman dan diakomodasi oleh pemerintah kelurahan. Alih-alih melawan, para pedagang yang bernaung di bawah Sri Panglima justru menyambut baik dan mendukung penuh campur tangan pemerintah.

BACA JUGA:  Pesawat NAM Air Rute Batam-Natuna Tak Kunjung Terbang Berjam-jam, Penumpang Terkatung-katung Minta Kepastian