NatunaPeristiwa

Saat Bunga Semangkok Hampir Membayar Nyawa, Cerita 4 Warga Natuna Terjebak di Gunung Bedung

304
×

Saat Bunga Semangkok Hampir Membayar Nyawa, Cerita 4 Warga Natuna Terjebak di Gunung Bedung

Share this article
Tim SAR Natuna dan warga lokal mengevakuasi empat warga yang tersesat di kawasan Hutan Gunung Bedung.
Tim SAR Natuna dan warga lokal mengevakuasi empat warga yang tersesat di kawasan Hutan Gunung Bedung.
banner 468x60

“Alhamdulillah keempat korban berhasil kita temukan dalam keadaan selamat. Saat ditemukan kondisi korban lemas, selanjutnya tim langsung memberikan penanganan awal dengan memberikan suplai makanan dan minuman,” ungkap Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman.

Keharuan membuncah saat keempatnya tiba kembali di Kantor SAR Natuna pada pukul 15.30 WIB untuk diserahterimakan secara resmi kepada pihak keluarga dan Pemerintah Kelurahan Ranai Darat.

BACA JUGA:  Perkuat Pertahanan Perbatasan Utara, Menko Polkam dan Petinggi TNI Sambangi Natuna

Peristiwa ini menjadi pelajaran penting bagi siapa saja yang beraktivitas di dalam hutan. Hasil hutan memang menjanjikan, namun faktor keselamatan harus tetap menjadi prioritas utama.

Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman, menegaskan pentingnya kesiapan matang sebelum memasuki kawasan hutan maupun pegunungan:

Peralatan Keselamatan Wajib. Selalu bawa perlengkapan dasar pertolongan diri seperti peluit, senter, cermin pantul cahaya, dan jas hujan. Manfaatkan radio komunikasi atau telepon satelit jika sinyal seluler tidak terjangkau.

BACA JUGA:  Kapal Nelayan Tenggelam di Sekop Laut Dabo Singkep, 2 ABK Selamat Usai Lambaikan Senter

Manajemen Perbekalan dan Tenaga: Rencanakan estimasi lama perjalanan secara terukur. Hitung kecukupan logistik (makanan dan air) serta pahati betul medan dan jalur yang akan dilalui.

Kepala SAR Natuna menyerahkan empat warga tersesat di Hutan Gunung Bedung kepada pihak keluarga.

Sistem Pelaporan Lengkap: Sebelum berangkat, sampaikan secara rinci titik masuk hutan, rujukan lokasi, serta perkiraan waktu kembali kepada keluarga atau perangkat desa setempat.