“Kita akan tetap memaksimalkan pencarian dan berkoordinasi dengan unsur SAR yang ada serta melakukan penyisiran di sepanjang pesisir pantai, setelah memperhitungkan kondisi gelombang dan angin diperkirakan kemungkinan korban terdampar disekitaran pantai,” terang Abdul.
Informasi pertama kali diketahui Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna melalui pihak kapal pada hari Jumat, 22 Desember 2023 pukul 06.20 WIB.
Sebagai informasi, Kapal TB Bintan Seroja 88 (MMSI : 525003369 berbendera Indonesia, dengan jumlah ABK 5 orang mengalami kecelakaan pada koordinat 2° 58.993’N 105° 44.409’E sejauh 1 nm dari pantai.













