“Lori-lori ini sering kencang, apalagi malam. Jalan ini serasa punya mereka saja,” keluh seorang warga di sekitar lokasi kejadian.
Warga juga menyoroti minimnya pengamanan muatan, karena banyak truk pengangkut tanah dan pasir tidak ditutup terpal, sehingga berpotensi membahayakan pengguna jalan lain.
Insiden di Jalan Taman Baloi ini bukan kejadian tunggal. Dalam sepekan terakhir, tercatat beberapa kali truk bermuatan tanah dan pasir mengalami kecelakaan hingga terbalik di sejumlah ruas jalan Kota Batam.
Frekuensi kejadian yang berulang memunculkan kekhawatiran masyarakat terhadap keselamatan pengguna jalan, pengawasan angkutan berat, serta penegakan aturan jam operasional dan standar keselamatan truk.
Warga mendesak aparat terkait untuk memperketat pengawasan, termasuk memastikan muatan truk ditutup terpal dan menindak kendaraan yang melaju melebihi batas kecepatan, khususnya di jalur padat aktivitas warga.
Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi masih berlangsung dan arus lalu lintas di sekitar Jalan Taman Baloi Batam belum sepenuhnya normal.









