BatamZona Headline

Tragedi Tim Tarkam Sepakbola di Batam: Long Boat Terbalik, 2 Pemain Masih Dicari

396
×

Tragedi Tim Tarkam Sepakbola di Batam: Long Boat Terbalik, 2 Pemain Masih Dicari

Share this article
Basarnas melakukan pencarian dua tim sepakbola yang hilang. (Foto: Basarnas).
banner 468x60

Proses evakuasi dimulai tak lama setelah laporan diterima. Tim Rescue Unit (SRU) dari Pos SAR Batam diberangkatkan pada pukul 18.10 WIB dan tiba di lokasi pukul 19.45 WIB. Operasi melibatkan berbagai unsur:

  • Kantor SAR Tanjungpinang
  • Pos SAR Batam
  • Polair Polda Kepri
  • Polairud Polresta Barelang
  • BP Batam dan Pos AL Kertang
  • Perangkat Desa Pulau Setokok dan warga sekitar
BACA JUGA:  Hadapi El Nino: BP Batam Gandeng BMKG Siapkan Hujan Buatan Demi Selamatkan 6 Waduk Utama

Peralatan yang digunakan:

  • Rubber boat + motor tempel
  • Rescue Car Type II
  • Aquaeye Responder Bag
  • Drone Thermal
  • Peralatan SAR air dan alat penerangan malam

Pencarian hari pertama dihentikan sementara pada pukul 22.00 WIB karena kondisi gelap dan faktor keselamatan. Kamis pagi (26/6), operasi kembali dilanjutkan pukul 06.00 WIB dengan fokus penyisiran laut dan pesisir di titik koordinat 00° 54′ 38″ N – 104° 01′ 47″ E, sekitar 26 km dari Pos SAR Batam.

BACA JUGA:  DPRD Batam Panggil Bos Properti, Bahas Nasib Fasum yang Sering Bermasalah

Kepala SAR mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan warga pesisir, untuk ikut membantu pencarian. “Jika melihat tanda-tanda keberadaan korban, segera laporkan ke Pos SAR terdekat. Informasi sekecil apa pun bisa sangat membantu,” ujar Fazzli.

Insiden ini kembali menyorot minimnya standar keselamatan dalam perjalanan laut lokal, terutama yang melibatkan kapal kecil dan tanpa perlengkapan pelindung. Tragedi tim tarkam ini menjadi alarm bagi para pelaku transportasi laut dan masyarakat pesisir agar lebih mematuhi prosedur keselamatan pelayaran.