Kapolsek Dabo, AKP Zainur, menjelaskan bahwa pelaku tampak terburu-buru menyembunyikan jasad korban. Lokasi penguburan berada di belakang area servis mesin cuci dengan kedalaman yang sangat dangkal.
“Kedalaman paling-paling dua jengkal saja dari tanah dasar, makanya ditutup dengan tanah timbun di atas. Indikasi memang sengaja dikebumikan di situ,” jelas AKP Zainur di lokasi kejadian.
Proses evakuasi berlangsung hingga pukul 19.00 WIB dan menarik perhatian ratusan warga karena letaknya yang berada tepat di pinggir jalan raya.
Nama J kini menjadi target utama kepolisian. Sosoknya memicu kengerian di tengah warga karena rekam jejaknya yang sangat kelam.
J diketahui pernah dipenjara karena membunuh istri pertamanya di Batu Bedaun. Setelah bebas, ia sempat menikah lagi namun bercerai akibat KDRT, hingga akhirnya menikahi Diana.
Jika dugaan keterlibatannya terbukti, Diana akan menjadi korban kedua yang tewas di tangan J. Saat ini, keberadaan J tidak diketahui dan dikabarkan telah melarikan diri ke luar wilayah Lingga.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih mengumpulkan bukti-bukti tambahan dan memperdalam keterangan saksi.








