harris
Batam

Terkuak! Ini Penyebab Blackout 19 Jam Batam-Bintan: Ada Indikasi CCTV Sengaja Digeser dan Pagar Listrik Mati

233
×

Terkuak! Ini Penyebab Blackout 19 Jam Batam-Bintan: Ada Indikasi CCTV Sengaja Digeser dan Pagar Listrik Mati

Share this article
Konferensi pers Dirut PLN Batam Kwin Fo menjelaskan kronologi dan penyebab pemadaman listrik total Batam-Bintan.
Konferensi pers Dirut PLN Batam Kwin Fo menjelaskan kronologi dan penyebab pemadaman listrik total Batam-Bintan. (Foto: Gudangberita).
banner 468x60

Kehilangan daya masif secara mendadak membuat pembangkit lainnya tidak mampu menahan beban hingga lepas satu per satu dari sistem utama pada pukul 06.37 WIB. Blackout total pun tak terhindarkan.

Proses penormalan (recovery) membutuhkan waktu hingga 19 jam sebelum seluruh jaringan kembali pulih 100 persen pada Selasa (13/10/2026) pukul 01.00 WIB.

BACA JUGA:  PLN Batam Raih Tiga Penghargaan IQSA 2026, Perkuat Komitmen Keselamatan dan Lingkungan

Bareskrim dan Polda Kepri Turun Tangan: CCTV Digeser & Pagar Listrik Off

Investigasi mendalam yang melibatkan Tim Teknis PLN Batam, Polda Kepri, hingga Bareskrim Mabes Polri menemukan sejumlah kejanggalan di lokasi awal gangguan:

CCTV Diubah Arahnya: Satu kamera CCTV yang dikhususkan memantau trafo GI Sei Harapan diketahui bergeser secara misterius sehari sebelum kejadian, tepatnya pada Minggu (11/10/2026) pukul 18.43 WIB. Pergeseran ini menyebabkan area percikan api trafo tidak terekam secara jelas.

BACA JUGA:  Sebelum Ditangkap Bareskrim, Basri Lewaimang Sempat Merekam Momen Bersama UAS di Acara Polda Kepri

Pengaman Pagar Listrik Nonaktif: Jalur kawat bertegangan listrik yang berfungsi merintangi satwa liar memasuki area vital ternyata dalam kondisi mati (off) saat kejadian pukul 06.28 WIB, bertentangan dengan standar operasional prosedur (SOP).

 Temuan Satwa Liar: Pada pukul 10.30 WIB saat penyisiran lanjutan, tim menemukan seekor hewan liar berada di bawah trafo dalam kondisi luka bakar parah.

BACA JUGA:  PLN Batam Bergerak Cepat Pulihkan Pemadaman Massal, Fasilitas Publik Jadi Prioritas Utama